Lirik Lagu Secukupnya - Hindia
Mei 03, 2019
Lirik Lagu Hindia Secukupnya . Admin tidak menyedikan link download Lagu Secukupnya Hindia mp3 / mp4 di blog Lirik Lagu ini. Lirik lagu Hindia Secukupnya ini merupakan koleksi lirik terpopuler dan terbaru di tahun 2019 ini
Penyanyi : Hindia
Judul lagu : Secukupnya
Album : Single
Distribusi : Sun Eater
Judul lagu : Secukupnya
Album : Single
Distribusi : Sun Eater
Lirik Lagu Hindia - Secukupnya . Jika menginginkan lagu dan kunci gitar Hindia - Secukupnya di blog ini tidak disediakan. Lirik Lagu Secukupnya - Hindia di bawah ini adalah salah satu koleksi lirik lagu terbaru dari blog LIRIK TERBARU 29. Bila anda ingin mendapatkan lagu Hindia - Secukupnya silahkan membeli melalui media digital pembelian musik. Untuk mencari atau melihat lirik lagu yang lain dan terbaru, silahkan ketikan keyword lirik lagu populer atau yang anda inginkan di tempat kolom pencarian Cari Lirik Lagu yang sudah di sediakan. Berikut di bawah ini adalah selengkapnya lirik lagu dari Hindia - Secukupnya
Lirik Lagu Secukupnya - Hindia
kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(tenang)
tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
diesok hari tubuh yg berpatah hati
bergantung pada gaji
berlomba jadi asri
mengais validasi
dan akupun hadir seakan paling mahir
menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
tak pernah hadir kita semua gagal
angkat minumanmu
bersedih bersama-sama
(a aaa a aaa)
sia sia
(pada akhirnya)
putus asa
(terekam pedih semua)
masalahnya
(lebih dari yang)
secukupnya
rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
putra putri sakit hati
ayah ibu sendiri
komitmen lama mati
hubungan yang menyepi
wisata masa lalu kau hanya merindu
mencari pelarian
dari pengabdian
yang terbakar sirna
mengapur berdebu kita semua gagal
ambil sedikit tissue
bersedihlah secukupnya
(aaa...)
secukupnya
(kan masih ada)
penggantinya
(belum waktunya kau bisa)
menjawabnya
(aaa...)
secukupnya
semua yang sirna
kan kembali lagi
semua yang sirna
kan nanti berganti
(tenang)
tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
diesok hari tubuh yg berpatah hati
bergantung pada gaji
berlomba jadi asri
mengais validasi
dan akupun hadir seakan paling mahir
menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
tak pernah hadir kita semua gagal
angkat minumanmu
bersedih bersama-sama
(a aaa a aaa)
sia sia
(pada akhirnya)
putus asa
(terekam pedih semua)
masalahnya
(lebih dari yang)
secukupnya
rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
putra putri sakit hati
ayah ibu sendiri
komitmen lama mati
hubungan yang menyepi
wisata masa lalu kau hanya merindu
mencari pelarian
dari pengabdian
yang terbakar sirna
mengapur berdebu kita semua gagal
ambil sedikit tissue
bersedihlah secukupnya
(aaa...)
secukupnya
(kan masih ada)
penggantinya
(belum waktunya kau bisa)
menjawabnya
(aaa...)
secukupnya
semua yang sirna
kan kembali lagi
semua yang sirna
kan nanti berganti