Lirik Lagu Payung Hitam - Iis Dahlia
Oktober 03, 2018
Lirik Lagu Iis Dahlia Payung Hitam. Admin tidak menyedikan link download Lagu Payung Hitam Iis Dahlia di blog Lirik Lagu ini. Lirik lagu ini merupakan koleksi lirik terpopuler di tahun sekarang. Berikut adalah lirik lagu Iis Dahlia Payung Hitam
Penyanyi : Iis Dahlia
Judul lagu : Payung Hitam
Pencipta : Puji R Minarni
Album : Lagu Dangdut Populer
Jika menginginkan lagu dan kunci gitar di blog ini tidak disediakan. Lirik Lagu Payung Hitam - Iis Dahlia di bawah ini adalah koleksi lirik lagu terbaru 2018 dari blog LIRIK TERBARU 29. Bila anda ingin mendapatkan lagu Iis Dahlia - Payung Hitam silahkan membeli melalui media digital pembelian musik. Untuk mencari lirik lagu lainnya, silahkan ketikan keyword lirik lagu yang anda inginkan di kolom pencarian Cari Lirik Lagu. Berikut di bawah ini adalah selengkapnya lirik lagu dari Iis Dahlia - Payung Hitam.
Lirik Lagu Payung Hitam - Iis Dahlia
Bagai bencana yang melanda
setelah kudengar keputusanmu
Payung hitam yang menjadi saksi
Setiap hari diriku menanti
Tak peduli hujan turun
Petir menghalangi ku tetap bertahan
Walau air hujan membasahi badan
Tapi kini setelah kau kembali
Sikap sungguh menyakitkan hati
Mengapa baru sekarang
Aku kau banding bandingkan
Dengan wanita yang baru
Kau cinta ....
kejam ....
Sungguh begitu mudahnya
Kau memutuskan cinta
Hanya dengan satu kata
Kata maaf saja
Walaupun cuma dua gram
Cincin yang engkau ikatkan
Tapi nantinya diriku
Akan jadi hinaan
Akan jadi cemoohan
ocehan orang
Apakah setiap wanita lahir ke dunia
Hanya untuk dijadikan bahan perbandingan
setelah kudengar keputusanmu
Payung hitam yang menjadi saksi
Setiap hari diriku menanti
Tak peduli hujan turun
Petir menghalangi ku tetap bertahan
Walau air hujan membasahi badan
Tapi kini setelah kau kembali
Sikap sungguh menyakitkan hati
Mengapa baru sekarang
Aku kau banding bandingkan
Dengan wanita yang baru
Kau cinta ....
kejam ....
Sungguh begitu mudahnya
Kau memutuskan cinta
Hanya dengan satu kata
Kata maaf saja
Walaupun cuma dua gram
Cincin yang engkau ikatkan
Tapi nantinya diriku
Akan jadi hinaan
Akan jadi cemoohan
ocehan orang
Apakah setiap wanita lahir ke dunia
Hanya untuk dijadikan bahan perbandingan
